===============
THE PERFORMING DISPOSITION
MOVE AND FUN !!!
===============
Anak atau orang yang masuk kategori ini biasanya mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
- Suka mencari dan menjadi pusat perhatian
- Suka hal-hal yang spontan
- Suka tantangan baru
- Suka bersenang-senang
- Suka membuat orang lain senang
- Suka berkompetisi
- Suka menyentuh sesuatu jika ingin tahu
- Humoris
- Suka bercanda dan suka menggoda orang lain
- Suka bermain-main (jadi sering tampak tidak serius)
- Aktif bergerak
- Lucu
Intinya, orang yang masuk kategori Performing Disposition biasanya suka banyak BERGERAK. Anak atau orang tipe ini akan termotivasi jika merasa orang lain menganggapnya lucu, pintar dan membuat orang lain senang. Mereka sangat gembira jika mendapat waktu luang lebih banyak utk melakukan aktifitas yang ia sukai atau menghibur orang lain, tidak melulu harus serius.
Banyak dijumpai pada bintang film, penyanyi, penari atau siapapun yang menyukai suasana ketika dia menjadi pusat perhatian. Namun jangan salah, belum tentu tipe ini memilih karir di bisnis hiburan saja kelak ketika dewasa, karena anak tipe ini bisa jadi pengacara yang handal, guru dan dosen favorit di bidangnya, dsb.
Sayangnya, di masa sekolah, anak-anak tipe Performing Disposition ini, sering dianggap banyak membawa masalah. Mereka tidak bisa duduk diam di kursinya, suka mengganggu temannya, mengeluarkan kata-2 lucu yang membuat seluruh kelas tertawa biarpun si guru bisa saja tersinggung hingga menangis jika tak tahan mental, dia tidak bisa diam saat harus berkonsentrasi belajar, ada saja yang ia lakukan, apakah sekedar menggerakkan pensil hingga pindah posisi duduk dan berlari kesana-kemari di kelas. Akibatnya, anak-anak tipe ini sering mendapat teguran guru hingga kepala sekolah. Orang tua tipe anak seperti ini sering mendapat surat panggilan dari sekolah karena anaknya mungkin dihukum. Parahnya lagi, anak-anak tipe ini mendapat cap negatif, semacam hiperaktif atau ADHD. Padahal jika kita mengenal anak-anak tipe ini, apalagi sedari masih kecil, biasanya mereka justru anak-anak yang cerdas, ceria, lucu dan menggemaskan.
Pernah membaca cerita Si Badung Masuk Sekolah oleh Enyd Blyton ? Tokoh Elizabeth mewakili tipe ini. Biarpun diceritakan penyebab kebadungan si Elizabeth adalah karena dia terlalu dimanja, namun jika kita pikirkan lebih jauh itu disebabkan karena dia punya Performing Disposition. Lucu jika membaca bagaimana dia beraksi mengganggu temannya di kelas sampai dihukum, dan yang menarik adalah ketika akhirnya dia berubah menjadi anak yang tampak bertanggung jawab karena sekolahnya berhasil mendidik dia dengan baik. Alangkah idealnya jika guru dan staff sekolah memahami tipe ini sehingga anak-2 bertipe Performs akan menjadi murid yang cerdas tetapi bisa mengendalikan diri bukannya dianggap sebagai anak nakal dan suka mengganggu.
Bill Cosby, pernah mendapat raport di kelas 6 yang sampai kini masih disimpan oleh ibunya, karena di raport itu ada pesan guru bahwa si Bill ternyata anak yang sangat mengganggu di kelasnya. Lihatlah bagaimana beliau kini, bahwa hingga usia senja pun beliau suka membuat orang tersenyum dan dia bukan saja berhasil membuat sebuah TV show terkenal di tahun 1980-an berjudul The Cosby Show, namun juga kini sedang membuat Cosby Kids, yang merangsang anak-anak mengexplore dan bermain.
Intinya, jika mempunyai anak tipe ini, orang tua pada khususnya (dan tenaga pengajar pada umumnya) adalah penting memberi dia ruang gerak atau kesempatan bergerak saat dia sedang belajar.
Cara yang disarankan oleh pengarang buku Discover your child's learning style :
- Jika dia mendapat tugas menulis, berpikir serius (misalnya saat menggarap PR dirumah), biarkan dia "istirahat" untuk bermain-2 sambil bergerak kesana-kemari, setiap 15-20 menit.
- Untuk memudahkan dia berkonsentrasi, justru latihlah dia memahami pelajaran lewat gerakan. Misalnya saja untuk memahami matematika, buatlah permainan kartu di lantai atau di dinding agar dia bisa memegang, menggapai kartu, melempari kartu dengan bola atau bahkan melompati kartu yang terletak di atas lantai.
- Anak tipe ini justru lebih mudah belajar lewat game di computer, atau board game misalnya monopoli atau jika anda kreatif buatlah permainan sendiri yang membuat belajar itu terasa menyenangkan.
- Suruhlah anak berpura-pura menjadi reporter TV yang melaporkan apa yang baru saja ia pelajari, kalau perlu buatlah rekamannya baik sekedar suara maupun film, dia pasti akan menyukainya.
- Bantulah ia membuat demonstrasi apa yang telah ia pelajari. Contohnya dalam mempelajari sejarah, suruhlah dia memerankan tokoh yang ia pelajari spt sebuah drama, atau bantu ia membuat mainan entah dari lego atau dari kartun, berbentuk bangunan atau kota tempat kejadian sejarah itu berlansung.
- Buat contoh nyata dari tugas sekolah. Misalnya perkalian 3 x 5 agar ia mudah mengerti suruh dia menghitungnya sambil bermain, atau dengan menggambarkan jika ada 5 orang temannya yang ultah lalu dia harus memberi hadiah 3 macam perorang, berapa total hadiah yang harus ia siapkan utk mereka.
- Tanyakan gurunya, jika dibolehkan, lebih baik membuat PR bukan berupa tugas tertulis melulu, tapi sering diselingi bentuk demonstrasi mainan dari kartun yang ia buat, atau dia memerankan tokoh tertentu dalam sejarah, dsb. Namun ini tentu tergantung gurunya, jika dia open-minded, pasti tidak keberatan jika tak semua anak membuat tugas tertulis. Lagipula suasana belajar dikelas akan menjadi menyenangkan.
- Undanglah teman-teman dekatnya untuk belajar sambil bermain bersama. Buatlah permainan seperti quiz di TV, apalagi yang melibatkan gerakan tubuh, membuat sesuatu dengan tangan atau menghibur orang lain spt bermain drama-dramaan.
====================================================================
Related Topics :
Anak "bermasalah" di sekolah ? Jangan salahkan anaknya dulu deh.
Kenali Gaya Belajar Anak Anda !!!
Tipe Disposition manakah anak anda ?
Preschool Assessment for Disposition
Disposition (2) : PRODUCE
Disposition (3) : INVENTS
Disposition (4) : RELATE/INSPIRE
Disposition (5) : THINK/CREATE